Minggu, 20 November 2011

Prinsip Pembuatan Gula Tebu Secara Umum

| Minggu, 20 November 2011 |

Tujuan dari proses pabrikasi adalah mendapatkan produksi gula setinggi mungkin dan mengurangi kehilangan nira sekecil mungkin selama dalam proses. Untuk mendapatkan atau memproduksi gula jadi (siap dipasarkan) melalu beberapa tahap pengolahan antara lain :


1. Penggilingan tebu (Stasiun Gilingan)

2. Pemurnian nira (Stasiun Pemurnian)

3. Penguapan nira (Stasiun Penguapan)

4. Kristalisasi (Stasiun Masakan)

5. Pemisahan (Stasiun Puteran)

6. Penyelesaian (Pengeringan dan Pengemasan)


1. Penggilingan Tebu
Tujuan dari stasiun gilingan adalah untuk memisahkan nira dari sabut atau ampas   dengan hasil nira sebanyak – banyaknya dan kandungan sakharosa dalam ampas sekecil mungkin. Dalam proses penggilingan ini juga dipakai air imbibisi yang digunakan untuk mengurangi kadar nira yang masih ada dalam ampas.

2. Pemurnian Nira
Proses ini menghilangkan kandungan kotoran dan bahan bukan gula dalam nira mentah dengan catatan gula reduksi maupun sakharosa jangan sampai rusak selama perlakuan.


Bahan non sugar yang dimaksud adalah :

Ø Ion – ion organic yang nantinya menghambat pengkristalan dari sakharosa
Ø Koloid yang menyebabkan sukarnya pengendapan serta penyaringan
Ø Zat warna yang mungkin terkandung dalam zat lain yang mungkin juga terikut seperti tanah dan sisa daun. Macam – macam proses yang dilakukan pabrik gula di Indonesia antara lain :


· Proses Defekasi

· Proses Sulfitasi

· Proses Karbonatasi



3. Penguapan Nira
Stasiun penguapan ini ditunjukkan untuk menguapkan air pada nira sampai dicapai tingkat kekentalan sekitar 64 brix sehingga didapat nira kental yang telah berkurang 36 % kandungan airnya.



4.  Masakan (Kristalisasi)
Dalam stasiun masakan terhadap nira kental yang terlebih dahulu disulfitir dengan SO2 untuk pemucatan nira kental. Pengkristalan gula dan nira kental dengan ukuran 0,9 – 1,1 mm.

5.  Pemisahan (Stasiun Puteran)
Pada tahap pemisahan bertujuan untuk memisahkan atau mengambil kristal – kristal dari larutan masakan dan dari stroop. Pemisahannya dipisahkan dalam LGF (Low Grade Fugal) dan HGF (High Grade Fugal).

PROSES PEMBUATAN TEBU

Dalam proses pembuatan gula melalui bebrapa tahapan yaitu proses penggilingan tebu, proses pemurnian, proses penguapan, proses kristalisasi, dan proses puteran. Nira tebu diperoleh dari tahap penggilingan. Pada tahap penggilingan dilakukan pemerahan untuk mendapatkan nira yang sebanyak – banyaknya. 

Nira didapatkan diusahakan antara 98 – 100 % tebu. Pencucian dilakukan dengan penambahan air imbibisi pada ampas yang keluar dari gilingan I, gilingan II, dan gilingan III. Nira mentah hasil gilingan yang masih mengandung kotoran dilakukan penyaringan ampas halus dan dilanjutkan ke timbangan sebelum dipanaskan dalam PP I (Panas Pendahuluan I). nira mentah masuk dalam PP I dipanaskan pada suhu 75 0C, kemudian ditambah susu kapur dalam defecator I, defecator II, dan defecator III. Penambahan susu kapur dalam defecator I dicapai pH 7,2 , pada defecator II pH 8,5 – 9 dan pada defecator III untuk pencampuran yang lebih homogen. Setelah itu disulfitasi dalam tangki sulfitir dengan menambahkan gas SO2 untuk mereaksikan sisa kapur. Selanjutnya dimasukkan ke PP II (Panas Pendahuluan II) dengan suhu panas 105 – 110 0C. aliran nira mentah yang tersulfitir masuk dalam flash tank untuk menghilangkan kandungan oksigen yang larut dalam nira, kemudian ke snow balling dan diberi floculant, dan turunke door clarifier untuk dipisahkan antara nira kotor dan nira encer. Selanjutnya nira encer disaring dan ditampung dalam tangki nira encer, kemudian diteruskan pada badan penguapan. Sedangkan nira kotor dari door clarifier disaring pada rotary vaccum filter (RVF), nira tapis dikembalikan pada nira mentah sebelum PP I dan padatannya merupakan limbah yang disebut Blotong.

Nira encer yang masuk dalam badan penguapan untuk dilakukan pemekatan nira encer yang disebut nira kental. Nira kental hasil penguapan disulfitir untuk pemucatan warna (Bleaching). Kemudian dikristalkan dalam pan masakan dan terjadi penguapan lebih lanjut, sehingga gula mulai mengkristal.

Pengkristalan dilakukan bertingkat, tingkat A, tingkat C, dan tingkat D. masakan A dengan inti kristal gula C ditambah larutan nira kental dan klare SHS dimasak kemudian diputar di HGF (High Grade Fugal) menjadi stroop A dan gula A, gula A diputar menjadi gula SHS dengan ukuran kristal 0,9 – 1,1 mm. Masakan C dari inti kristal gula D2 dan larutan stroop A yang dimasak  kemudian diputar di LGF (Low Grade Fugal) menjadi stroop C dan gula C dengan ukuran kristal 0,7 – 0, 8 mm. Dan masakan D dari larutan stroop C dengan inti kristal dari  bibitan fondan (Gula Halus) dimasak kemudian diputar di LGF (Low Grade Fugal) menjadi tetes dan gula D2, gula D2 diputar menjadi klare D dan gula D2 yang berukuran 0,4 – 0,6 mm. Gula SHS atau disebut dengan gula produk kemudian dikeringkan dan disaring dalam sugar screen untuk pemisahan gula SHS, gula krikil dan gula halus.

*ENJOY 4 THIS*

Readmore..

Sejarah Pabrik Gula di Pulau Jawa

| |

Tebu diperkenalkan pertama kali oleh imigran Cina yang datang di Pulau Jawa sekitar abad 15 dan system bercocok tanam yang mereka gunakan adalah system perladangan. Kemudian pada tahun 1667 datang sekelompok pedagang Belanda di Pulau Jawa yang mendirikan VOC. Dengan peningkatan permintaan gula di Eropa maka pada tahun 1750 pabrik milik etnis Cina disewa untuk memproduksi gula di Eropa terutama di pantai utara Jawa. Pabrik gula diberi kesempatan menyewa tanah rakyat dalam jangka waktu 3 tahun.
Pada tahun 1710 terdapat 130 pabrik gula di pulau Jawa. Karena besarnya suplai gula, tingginya harga beras, bahan bakar, dan ternak yang menyebabkan banyaknya pabrik gula yang gulung tikar dan tinggal 55 pabrik gula saja yang bertahan pada tahun 1776.
Dengan bangkrutnya VOC pada tahun 1810. Pemerintah Belanda mengambil alih kekuasaan VOC di tanah Jawa. Berbagai usaha dilakukan oleh Belanda untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar – besarnya dengan system tanam paksa untuk menutupi hutang – hutangnya karena kalah perang di Eropa. Peranan swasta benar – benar terdesak sehingga hanya tinggall 4 buah saja yang beroperasi pada tahun 1870. Sejalan dengan paham liberalisme Eropa dan tuntutan politik etis di Indonesia mengakibatkan system paksa dihapuskan dan swasta mulai berkembang pesat. Kemudian dikeluarkan UU Agraria yang memperbolehkan penyewaan tanah selama jangka 75 tahun yang menaikkan investasi dalam pendirian pabrik gula. Dan pada tahun 1918 dikeluarkan Grandhuur Ordonante yang mengatur penggunaan tanah rakyat dalam jangka waktu 21 – 25 tahun. Selama sewa tiap 2 tahun sekali tanah diserahkan kepada pemilik untuk digarap. Yang menghasilkan system Glebag yaitu pembagian tanah dimana dua bagian untuk digarap pemilik dan satu Glebag untuk ditanami tebu.


 *ENJOY 4 THIS*



Readmore..

Kamis, 06 Oktober 2011

Sejarah Pembuatan Game Quiz Parampaa

| Kamis, 06 Oktober 2011 |


Kali ini saya akan membahas sejarah dari pembuatan game Quiz Parampaa. Game yang populer dimainkan saat ini di indonesia. Game ini tidak kalah menariknya dengan game Angry Bird yang terkenal di dunia. Juga sama-sama membuat stress waktu memainkannya. Saya sendiri baru mengetahui game ini dari seorang temanku. Tak berapa lama game ini menyebar dan sangat populer di tempat saya menimbah ilmu.


Game Quiz Paramapaa adalah game buatan anak negeri yang bernama Ova. Cek di blog pribadinya. Game parampaa terinspirasi dari The Impossible Quiz buatan Splapp-me-Do aka Glenn Rhodes. Namun game ini bukan sekedar game yang bisa dimainkan dengan mulus karena butuh memutar otak untuk bisa melewati level demi level. Tapi ada kunci jawaban disini.

Mulanya, Parampaa adalah tokoh kartun ciptaan Ova yang dibuat menjadi smiley (a.k senyum), seperti onion head dan tuzki. Ova memilih warna hijau karena jarang digunakan. Maka jadilah tokoh Parampaa yang berwarna hijau. Nama Parampaa sendiri itu berasal dari keponakan Ova yang memanggil Ova dengan sebutan Mas Ova. Karena kesulitan dalam menyebutkan Mas Ova, keponakannya malah memanggil Ova dengan sebutan Paempa atau Maempa. Dari situlah namanya dimodifikasi menjadi Parampaa.

Membuat game merupakan salah satu tugas Ova saat kuliah. Suatu hari, Ova iseng-iseng membongkar isi harddisk, tanpa sengaja dia menemukan game yang pernah dibuatnya. Akhirnya Ova mencoba meneruskan membuat game tersebut dan menambahkan tokoh Parampaa serta unsur-unsur yang menyebalkan lainnya.

Dalam pembuatan game, 1 soal rata-rata memakan waktu 5-10 menit dan biasanya Ova membuat storyboard-nya terlebih dahulu. Ova mengaku, dia mengerjakan game ini sesuka hati. Ia mengerjakannya pada waktu senggang saja. Pembuatan Quiz Parampaa 1 memakan waktu seminggu. Selang tak berapa lama Ova juga membuat Quiz Parampaa 2 yang tidak kalah menyebalkan.

Sebenarnya dia tidak berniat untuk menyebar game menjengkelkan itu karena suatu alasan. Berikut adalah jawaban langsung Ova yang saya kutip langsung dari blognya (www.mustova.com) kenapa tidak berniat menyebarkan:


1. Bukan game original.

Ova sadar, dan Ova jelas-jelas mengakui kalau Quiz Parampaa terinspirasi dan diadaptasi dari The Impossible Quiz bikinan Mr Glenn Rhodes aka Splapp-me-do. Beberapa bentuk pertanyaan dan puzzle di QP identik dengan TIQ; Ova merubah kalimat dan mengubahnya jadi lebih lokal. Banyak yang mengatakan plagiat, atau menjiplak, atau membajak. Biasa, Ova hargai pendapat orang yang menjunjung tinggi orisinalitas suatu karya. Well, faktanya, Ova sudah dapat izin tertulis dari Mr Splapp untuk membuat versi ‘lokal’ dari The Impossible Quiz. Namun, untuk menghargai creator aselinya, tentu saja Ova mencantumkan namanya di halaman Credits.


b. Ova nggak pede.

Quiz Parampaa Ova bikin dengan Flash 8 yang masih memakai Actionscript 2.0. Dalam artian, udah jauh ketinggalan zaman. Desain dan visual di dalamnya sangat sederhana, tanpa 3D ataupun efek-efek yang canggih yang menawan. Sound-effectnya pun dapat gratis dari situs2 penyedia sfx seperti flashkit.com. Ketika Ova memainkan game itu sendiri pun Ova mikir; “Game apaan nih!! Wagu banget.”. Ova hanya menyebarkan secara terbatas kepada handai taulan; sodara-sodara dekat. Melalui facebook, milis dan twitter. Satu dua orang memainkan dan berkata “Game ngeselin!”. “Nyebelin!” dan yang semacamnya. Karena memang hanya sekedar iseng, QP tidak menjadi fokus perhatian Ova. Ternyata eh ternyata, ada seseorang yang memposting dan men-share link Quiz Parampaa di forum terbesar di Indonesia; Kaskus. Oh, boy!!
Apa yang terjadi? Traffic blog Ova ini; yang biasanya hanya 1-3 gelintir orang pembaca –menanjak drastis menjadi 65-an. Akibatnya, hanya tempo 2 hari blog Ova ini pun modyar. 


*ENJOY 4 THIS*







Readmore..

Atasi bX-3hl23v Pada Blogger

| |

Hari ini, aku kaget sekali ketika mendapati pesan error galat bx-3hl23v pada saat login blogger. Arrr, kenapa ya bloggerku kok error ? Apa mungkin kena virus ?

Aku ingat apa yang terjadi sebelum error terjadi. Kemarin tanggal tepatnya tanggal 5 oktober 2011 bloggerku berbahasa indonesia aku update ke tampilan terbaru blogger. Aku  bingung ketika mencoba tampilan terbaru blogger. Tidak terbiasa mungkin. Pikirku..

Setelah aku kembalikan ketampilan lama  blogger, tapi belum ada kendala dari sini. Baru hari ini tanggal 7 oktober 2011, aku coba membuka kembali bloggerku. Astaqfirullah, Aku tidak bisa login di dashboard bloggerku. Namun aku malahan menemukan pesan bx-3hl23v .Setelah membaca pesan itu,  aku pikir bloggerku kena virus atau sedang dihack oleh orang. Tetapi tidaklah mungkin orang menghack bloggerku, blog yang masih ber-page rank 0. lalu, aku berinisiatif untuk googling dan menemukan cara dari beberapa sumber cara mengembalikan blogger yang caranya sama antara satu dengan yang lainnya.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatasi galat bX-3hl23v saat login ke blogger.com:
  1. Login ke halaman dashboard blogger menggunakan draft.blogger.com 
  2. Masukan email dan password blogger anda dengan benar
  3. Selamat !!! Anda berhasil login ke blogger tanpa ada pesan bX-3hl23v
Untuk setting default (agar selalu ke draft.blogger.com) beri centang pada tulisan Make Blogger in Draft default di pojok kanan atas halaman dashboard blogger.




Tampilan dashboard di draft.blogger.com adalah tampilan terbaru dari blogger. Namun bila anda menginginkan login tanpa harus melalui draft.blogger.com atau dengan kata lain login menggunakan blogger.com dengan tampilan lama, anda harus mengganti pilihan bahasa indonesia menjadi English, dan sekarang anda sudah bisa login ke blogger.com seperti biasa. 


Setelah aku coba cara seperti yang aku jelaskan diatas, Alhamdulillah akhirnya bloggerku dapat dibuka kembali. Akhirnya aku mencoba mengingat kejadian sebelum terjadi masalah pada bloggerku, maka aku mempunyai pendapat bahwa pesan itu muncul karena kita mengupdate tampilan blogger atau memang masalah dengan update-an tampilan blogger. Update-an terbaru blogger di dukung bahasa indonesia dan update-an lama yang setelah kita update kita kembalikan ke tampilan lama lagi akan muncul pesan tersebut.


*ENJOY 4 THIS*

Readmore..

Senin, 04 Juli 2011

Sejarah Pabrik Gula Tjoekir Jombang

| Senin, 04 Juli 2011 |

Pabrik Gula Tjoekir didirikan oleh NV. Kody En Costerwan Vour Houtsf. PG Tjoekir pada tahun 1884 dan terus berproduksi sampai dengan perang dunia II. Pada tahun 1925 Pabrik Gula Tjoekir pernah mengalami rehabilitasi pabrik dalam rangka peningkatan kapasitas produksi, dengan mengganti beberapa instalasi pabrik. Penyelenggaraan penanaman tebu di PG. Bunga Mayang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara (BPPGN) sampai penanaman tebu tahun 1948.

Baru setelah terjadinya aksi Irian Barat (TRIKORA) PG. Bunga Mayang ini diambil alih oleh pemerintah di bawah suatu badan ialah perusahaan Perkebuanan Negara Baru.  Untuk koordinasi dari pabrik atau perkebunan bekas milik Belanda di Jawa Timur dalam tahun 1959/1960 dibagi dalam pra unit dimana PG. Bunga Mayang termasuk pra unit 4. Dengan adanya peraturan pemerintah No. 166 tahun1961, maka dari bentuk pra unit dirubah menjadi dalam bentuk kesatuan-kesatuan dimana PG. Bunga Mayang termasuk dalam kesatuan Jawa Timur II. Kemudian terbentuk BPUPPN gula, dan tiap-tiap pabrik gula dijadikan badan hukum yang berdiri sendiri PP No. 1 tahun 1963 dimana PG. Bunga Mayang berada di bawah pengawasan BPUPPN gula inspeksi daerah VI yang berkedudukan di jalan Jembatan Merah 3-5 Surabaya.

Dengan dikeluarkannya PP. No. 13 tahun 1968, maka dibubarkanlah BPUPPN gula/karung goni. BPUPPN aneka karet, BPUPPN aneka tanaman dan tumbuhan dalam rangka penertiban, penyempurnaan, dan penyederhanaan aparatur pemerintah pada umumnya dan perusahaan gula pada khususnya. Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 1968 tentang pendirian Perusahaan Negara perkebunan yang merupakan badan hukum. Dengan timbulnya PP. No. 13 dan 14 tahun1968 yang berarti PP. No. 1 tahun 1968 menjadi tidak berlaku lagi, maka kedudukan sebagai badan hukum bagi PG. Bunga Mayang beralih kepada Peusahaan Negara Perkebunan.

Dalam hal ini, PG. Bunga Mayang masuk dalam Perusahaan Negara Perkebunan No. XXII yang memiliki badan hukum dan berkedudukan di jalan Jembatan Merah No. 3-5 Surabaya. Berdasarkan PP. No. 23/1973 terhitung mulai tanggal 1 Januari 1974 PNP XXII digabung dengan PNP XXI dengan bentuk perseroan terbatas yaitu PT. Perkebunan XXI-XXII (persero) yang berkedudukan di jalan Jembatan Merah 3-5 Surabaya. PG. Bunga Mayang sebagai salah satu unit produksinya dan badan hukum berada pada direksi P.T.P XXI-XXII (persero).

Ditingkat pusat dengan SK. Mentri No. 128/Kpts/Org/II/1973 perwakilan BKU PNP wilayah dirubah menjadi Inspeksi PN/PT. Perkebunan BKU PNP wilayah I sampai dengan IV. PG. Bunga Mayang dalam hal ini termasuk inspeksi wilayah IV yaitu PT. Perkebunan XXI-XXII (persero).

Pada tahun 1994 berdasarkan SK Mentri Keuangan No. 168/KMK 016/1994tanggal 2 Mei 1994, maka PTP. XXI-XXII (persero) menjadi group PTP Jawa Tenganh bersama-sama dengan PTP. XV-XVI, PTP. XVII, PTP. XIX dan PTP. XXVII. Kemudian Peraturan Pemerintah RI Nomor 15 tahun 1996 tentang peleburan Perusahaan Perseroan (persero) PT. Perkebunan Nusantara X (Persero).

*ENJOY 4 THIS*

Readmore..
 
© Copyright 2010. Franky's Diary. Powered by Blogger.com | My Blog Franky's Diary - Famiea S